Belajar matematika tidak selalu harus dimulai dari lembar soal. Bagi anak, angka, bentuk, waktu, dan urutan lebih mudah dibicarakan ketika hadir dalam cerita yang bisa dibayangkan dan dikaitkan dengan keseharian.
Little Mathematician membawa konsep tersebut melalui tujuh buku cerita. Setiap judul menghadirkan kisah dan ilustrasi yang memberi anak kesempatan untuk membaca, mengamati, lalu membicarakan cara tokohnya menghadapi suatu situasi.
Setelah membaca, kegiatan dapat dilanjutkan dengan Math Magic Box. Anak bisa mencoba kartu angka dan simbol, mencari pasangan bentuk, mengamati jam, menggunakan kalender, atau mengukur benda bersama orang tua. Konsep yang semula ada di halaman pun dapat disentuh dan dicoba secara langsung.
Ayah dan Bunda tidak perlu menggunakan seluruh buku dan alat peraga sekaligus. Pilih satu cerita, ambil alat yang berkaitan, lalu ikuti rasa ingin tahu anak. Sesi yang singkat tetap bisa menjadi percakapan bermakna tentang cara berpikir dan menemukan jawaban.
Dengan perpaduan cerita dan aktivitas, Little Mathematician memberi keluarga bahan belajar yang lebih variatif daripada sekadar kumpulan latihan. Tujuannya bukan membuat anak cepat menghafal, melainkan membantu anak melihat bahwa matematika juga hadir di sekitar mereka.
